Tampilkan postingan dengan label kasih yang berbeda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kasih yang berbeda. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 September 2010

hopeless

c carissa: gimana yah jes, hopeless memang.. (sambil muka kasian)

njes: meringgis.. (dalam hati, njes tau hopeless c, makanya jalan di tempat..hehe..)

susah ya mendapat hati yang disana.. gapapa gapapa, dalam nama Tuhan segala sesuatu indah pada waktunya, bersyukur aja yuk..=)

.help.

walaupun sekarang kamu ada di belahan ruang lain, aku yakin kamu sibuk, dengan segala aktifitas, kewajiban, dan pilihan yang kamu punya..
sejenak aku ingin mengingatkan aku bersedia membantu dalam bentuk apapun juga, just let me know if you need my help.. Aku harap usahaku memberikan bantuan semaksimal yang aku bisa membantu meringankan sedikit bebanmu..
Siapapun yang minta bantuan ku aku aja akan selalu berusaha beri yang terbaik, apalagi kamu.. =)
terkadang aku kasian melihatmu didera semua aktifitas mu, seakan tak memberimu kesempatan untuk bernafas dan menikmati hidupmu, aku harap aku bisa membantu mu apapun yang aku bisa bantu, walau kamu ga perlu tau kalo aku sayang kamu..
maaf kalau definisi kasih ku = jalan ditempat, aku cuma ga mau kamu merasa terusik, pokoknya aku sayang kamu, aku sayang jalan ditempatku dan aku sayang segala hal ga penting yang berhubungan denganmu..
*semoga km ga berhenti memintaku untuk membantumu*cross fingers

.miss.

di st. benedict tadi siang.. (dengan sedikit perubahan, saya lupa kata2 persisnya)..

Eli: jess.. km ga kangen sama dia?
njes: gimana mau kangen orang sering ketemu.

Setelah Eli nanya gitu, saya jadi mikir, kenapa saya g kangen dia yah? terus saya sadar, alasan yang sebenarnya itu mungkin bukan karena sering ketemu, dipikir2 kita ga sering-sering banget ketemu (yah mungkin definisi masing-masing orang mengenai sering beda2). Dan pertanyaan simple itu berhasil membuat saya bertanya ke hati saya sendiri, dan saya harus sadar bahwa alasan yang sebenernya 'untuk kangen aja saya takut'. Sekarang saya rasa saya ga cuma jalan ditempat, tapi saya jalan mundur. Mungkin saya terlalu takut untuk sayang orang lagi, walaupun saya sadar you are the one tidak membuat saya punya keberanian untuk maju selangkah pun, hati saya lebih senang duduk tenang menunggu dibalik garis aman sepertinya (entah menunggu kenyataan bahwa ternyata saya bukan 'the one' dimatamu atau menunggu ada tanda2 positif). Jangan kuatir untuk hal ini, saya cukup terlatih untuk sabar menunggu dibalik garis untuk waktu yang cukup lama, hitungan tahun bahkan (anyway, sudah setaun loh sejak pertama kali saya sadar 'you are the one', iya saya tau setaun lalu saya masih sama Andry, tapi jangan salahkan saya kalo menilai dia 'the one', soalnya saya dari sebelum2nya udh bener2 capek sama Andry dan dia ga mau putus, saya berusaha mempertahankan hubungan itu dengan berusaha memperbaikinya, tapi maaf mad, you are not my one). Terkadang saya wondering, kenapa saya bisa pretend baik2 saya dan engga ada apa2 kaya gini dalam waktu yang lama, bahkan mungkin kalo ga nulis di blog ga ada yang tau, maaf teman2, bukannya saya tertutup ga mau cerita, saya cuma ga mau ngeganggu dia kalo sampe jadi gosip dan omongan. Dan saya cukup puas jadi your secret admire. =)

.u were great, u are great, and u will great.

Sabtu, 11 September 2010

jalan ditempat

andai aku bisa menjajah ladang kasih yang luas disana,
aku mau menembus ilalang arogan dan rumput liar gengsi,
tapi nyaliku terlalu ciut untuk melaluinya,
bahkan senter tulus dan sabit setia tak membuatku punya keberanian untuk tetap berjalan,
tapi tak mengapa,
aku tetap bisa mendefinisikan bahagia dalam jalan di tempat dan gerakan semu ini..

Jumat, 10 September 2010

keinginan bertamu ke hatimu =)

hati yang disana,
izinkan aku mengetuk pintumu,
walau aku tak tahu terbuat dari apa kamu,
walau aku tak tahu apakah kau dengar ketukanku?
andai kau tak mendengarnya,
izinkan aku menunggu di pinggir pintu mu,
sampai kau bersedia bukakan hatimu,
kalaupun kau buka bukan untuk ku,
aku bersedia hanya tersenyum melihatnya yang kau pilih,
dan aku pulang untuk mendoakan yang terbaik,
eits, jangan salah, saya belum menyerah,
kalaupun saat itu datang,
aku tetap menunggu dan tetap mendoakan yang terbaik buat ladang kasih yang ada di hati sana..